Penerapan Logika Fuzzy Dalam Sistem Pakar Diagnosa Defisiensi Nutrisi Tanaman Hidroponik

Authors

  • R Mahdalena Simanjorang STMIK Pelita Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.47709/cnapc.v1i1.46

Keywords:

Hidroponik, Defisiensi Nutrisi Tanaman Hidroponik, Sistem Pakar, Fuzzy Logik

Abstract

Perkembangan teknologi telah memungkinkan orang bercocok tanam tidak di atas lahan tanah. Rumah tanpa halaman atau pekarangan pun masih bisa menyalurkan hobi bertanamnya. Secara prinsip, bertanam merupakan kegiatan memberikan nutrisi bagi tanaman. Nutrisi ini terdiri dari berbagai unsure mineral yang dibutuhkan tanaman. Namun jumlah nutrisi ini hanya sekitar 10 persen dari kebutuhan tanaman. Selebihnya tanaman banyak membutuhkan air. Pembahasan utama dalam penelitian ini adalah perancangan dan pembuatan sistem pakar rule-based untuk permasalahan defisiensi nutrisi pada tanaman hidroponik. Pembuatan sistem pakar ini menggunakan metode inferensi forward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari premis atau data menuju pada konklusi. Permasalahan pada menanam secara hidroponik ini yang dibahas tentang defisiensi nutrisi pada tanaman hidroponik. Tujuan dari software ini adalah membuat sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa dari gejala-gejala defisiensi nutrisi yang akhirnya memperoleh diagnosa dan cara penanggulangannya. Pembuatan sistem pakar ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: menganalisa permasalahan tentang defisiensi tanaman hidroponik dengan melibatkan para pakar atau ahli, mengimplementasikan desain dalam program komputer dan melakukan uji coba.

Downloads

Download data is not yet available.

Additional Files

Published

2019-01-16

How to Cite

Simanjorang, R. M. (2019). Penerapan Logika Fuzzy Dalam Sistem Pakar Diagnosa Defisiensi Nutrisi Tanaman Hidroponik. Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing, 1(1), 26–30. https://doi.org/10.47709/cnapc.v1i1.46

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.