Implementasi Web-Based Augmented Reality (WebAR) Sebagai Media Interaktif Pengenalan Budaya Tana Toraja

Authors

  • Romanus Kristian STMIK Widya Cipta Dharma
  • Amelia Yusnita STMIK Widya Cipta Dharma
  • Bartolomius Harpad STMIK Widya Cipta Dharma

DOI:

https://doi.org/10.47709/digitech.v6i1.8479

Keywords:

MDLC, Budaya Lokal, Toraja, WebAR, Sumatra

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sebuah transformasi media edukasi melalui pemanfaatan teknologi Web-based Augmented Reality (WebAR) markerless guna memperkenalkan kekayaan budaya Tana Toraja kepada siswa di lingkungan SDN 024 Samarinda Utara. Pengembangan sistem ini mengadopsi metodologi Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang mencakup enam fase terintegrasi, mulai dari formulasi konsep hingga tahap distribusi massal. Inovasi ini memungkinkan transformasi artefak fisik seperti rumah adat Tongkonan, busana tradisional (Seppa Tallung Buku dan Kandore), pusaka Kris Todi, hingga instrumen musik Popondi ke dalam bentuk representasi digital 3D yang interaktif. Keunggulan utama platform ini terletak pada aksesibilitasnya yang instan melalui peramban web tanpa memerlukan instalasi aplikasi tambahan yang membebani memori perangkat. Hasil uji coba beta terhadap 10 responden siswa menunjukkan bahwa aplikasi ini memperoleh tingkat kepuasan rata-rata sebesar 77,61%. Temuan tersebut menempatkan media ini dalam kategori "Baik", sekaligus menegaskan bahwa integrasi WebAR mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan efektif dalam memperkuat literasi budaya lokal di era digital.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Kristian, R., Yusnita, A., & Harpad, B. (2026). Implementasi Web-Based Augmented Reality (WebAR) Sebagai Media Interaktif Pengenalan Budaya Tana Toraja. Digital Transformation Technology, 6(1), 275–282. https://doi.org/10.47709/digitech.v6i1.8479