Strategi Guru Bimbingan dan Konseling Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa dengan Risiko Slow Learner Melalui Pendekatan Individual

Strategies of Guidance and Counseling Teachers to Address Reading Difficulties in Students at Risk of Being Slow Learners Through an Individual Approach

Authors

  • Eriya Puspita Dewi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Riana Nurhayati Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47709/educendikia.v6i02.9300

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, Kesulitan Membaca, Pendekatan Individual, Slow Learner, Strategi Guru

Abstract

Guidance and Counseling (BK) teachers play a crucial role in helping students at risk of being slow learners overcome reading difficulties through services tailored to individual needs. This study aims to describe the strategies BK teachers use to identify reading difficulties in students at risk of being slow learners, how they implement individual approaches to address these difficulties, and the factors that support or hinder this process at SMP Negeri 1 Muara Bengkal. The study uses a qualitative case study approach. Research subjects included BK teachers, students at risk of being slow learners, Indonesian language teachers, and parents. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and subsequently analyzed using an interactive analysis model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation of sources and techniques. The results indicate that BK teachers' strategies, using an individual approach, involved identifying students' reading abilities and obstacles, designing services based on individual needs, providing continuous guidance, motivation, and learning support, and collaborating with subject teachers and parents. The school's commitment to inclusive education, support from teachers and families, and student motivation supported the success of these strategies; conversely, challenges included limited service time, diverse student characteristics, and suboptimal learning support at home. These strategies contributed positively to improvements in reading ability, self-confidence, and student participation in the learning process.

References

Aidah, M. (2023). Bimbingan belajar dengan pendekatan individual terhadap slow learner (Studi murid di MIN 1 Bandar Lampung). UIN Raden Intan Lampung.

Aliyah, S. M., Suriansyah, A., Harsono, A. M. B., Ridhaningtyas, L. P., & Annisa, M. (2024). Kemampuan dan pemahaman belajar anak slow learner: Dari pendampingan khusus menjadi kemandirian belajar. Joyful Learning Journal, 13(4), 1–12.

Ardana, A., Hikmayanti, N., Ramadhani, A., & Yusuf, A. (2025). Strategi bimbingan konseling untuk mendukung siswa berkebutuhan khusus dalam pendidikan inklusif. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 1(2), 98–112.

Atika, A., Andriati, N., & Efitra, E. (2023). Minat belajar anak slow learner. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Azizah, A. N., Rosiana, D., & Hamdan, S. R. (2025). The Effect of Repeated Reading Method on Reading Fluence in Slow Learning Students in State Primary Schools. International Journal of Pedagogy and Teacher Education, 9(2), 297. https://doi.org/10.20961/ijpte.v9i2.102667

Bukit, S., Perangin-Angin, R. B. B., & Murad, A. (2022). Strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 7858–7864.

Chall, J. S. (1996). Stages of reading development. Harcourt Brace College Publishers.

Dalman. (2013). Keterampilan Membaca. Raja Perindo Persada.

Fitriana, D., Putri, R. I., & Shoriah, K. A. (2024). Tinjauan Terhadap Paradigma Pengembangan Anak: Strategi Pendidikan Untuk Memperkuat Potensi Siswa Slow Learner DI SDN 03 Alai. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 6310–6325.

Fuadah, A. N. (2019). Strategi guru kelas dalam mengatasi kesulitan belajar membaca dan menulis siswa MIN 7 Magetan dan SDN Madigondo di Kabupaten Magetan (Skripsi). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Hidayah, R., & Utami, R. D. (2024). The Implementation of Inclusive Education Programs in Reading Practice for Low-Grade Slow Learners in Elementary Schools (Pt. 3144-3157). Jurnal Elementaria Edukasia, 7(3). https://doi.org/https://doi.org/10.31949/jee.v7i3.9755

Mirna, M., & Afandi, M. (2022). Konseling Individual Menggunakan Pendekatan Client Centered Therapy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan Dan Konseling Pendidikan, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24014/japkp.v3i1.9240

Muhammad, A. A. N., Muawiyah, S., Hidayat, T. R. C., Rahmawati, E., Gustian, A. N. F., Nurhayati, S., & Muhopilah, P. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa slow learner. Prosiding Seminar Psikologi Pendidikan, 1(1), 97–104.

Nugraha, R. M., & Azizah, F. N. (2019). Upaya guru bimbingan dan konseling dalam menciptakan kesadaran diri peserta didik mengikuti layanan konseling individual. FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 73–80.

Nunung Nuryati. (2022). Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. UNISA Press.

Nursalim, M. (2015). Pengembangan profesi bimbingan dan konseling. Unesa University Press.

Octavia, S. A. (2020). Implementasi Manajemen Bimbingan Konseling Di Sekolah/Madrasah. Deepublish.

Pangayom, A. E., Septianingsih, M. A., & Rohmah, A. A. (2024). Strategi guru pendamping untuk mendorong interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di kelas reguler. Satya Widya, 40(2), 128–142.

Prayitno, E. A. (2024). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konselin. Rineka Cipta.

Rambe, E., & Is, B. (2022). Penerapan konseling individual dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Tarbiyah Bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama Dan Sains, 4(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.58822/tbq.v4i1.24

Setiawan, E., & Apsara, N. C. (2019). Pendidikan inklusif: Upaya mewujudkan kesetaraan dan non-diskriminasi di bidang pendidikan. Sosio Informa, 5(3). https://ejournal.poltekesos.ac.id/index.php/Sosioinforma/article/view/1776

Sofyan, W. S. (2007). Konseling individual: Teori dan praktik. Alfabeta.

Somantri, S. (2006). Psikologi anak luar biasa. Refika Aditama.

Sukardi, D. K. (2000). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.

Supena, A., Nurasiah, I., Safitri, N., & Kusmawati, A. P. (2022). Pendidikan inklusi untuk ABK. Deepublish.

Tohirin. (2007). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah berbasis integrasi. RajaGrafindo Persada.

Triani, N. (2013). Pendidikan anak berkebutuhan khusus lamban belajar (slow learner). Luxima Metro Media.

Turmidzi, I., & Istianah, I. (2022). Implementasi perencanaan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 5(2), 90–100.

Ulfah, U., & Arifudin, O. (2020). Implementasi bimbingan dan konseling di sekolah dalam Kurikulum 2013. Jurnal Tahsinia, 1(2), 138–146.

Vygotsky, L. S., Rieber, R. W., & Carton, A. S. (1997). The collected works of L. S. Vygotsky: The history of the development of higher mental functions. Plenum Press.

Wulan, N. W. S., & Ana, R. F. R. (2023). Analisis faktor penyebab siswa terindikasi lamban belajar di SDN 1 Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 167–177.

Wahyuningsih, S., & Wahyuni, W. (2020). Layanan Konseling Individual untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. Jurnal Educazione, 8(2). https://ejurnal.uij.ac.id/index.php/EDU/article/view/3047

Yunus, M., Ibrahim, M., Musnadi, S., Buchari, A. M., Maihani, S., Syauqi, T. M., & Harahap, R. E. (2024). Manajemen strategi. Deepublish.

Downloads

Published

2026-08-20

How to Cite

Dewi, E. P., & Nurhayati, R. (2026). Strategi Guru Bimbingan dan Konseling Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa dengan Risiko Slow Learner Melalui Pendekatan Individual: Strategies of Guidance and Counseling Teachers to Address Reading Difficulties in Students at Risk of Being Slow Learners Through an Individual Approach. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(02), 2380–2394. https://doi.org/10.47709/educendikia.v6i02.9300