Penatalaksanaan dan Pemberian Nutrisi pada Krisis Tiroid dengan HIV dan Sirosis Hati : Sebuah Laporan Kasus
DOI:
https://doi.org/10.47709/healthcaring.v4i2.5331Abstract
Abnormalitas fungsi tiroid banyak terjadi pada pasien dengan HIV. Infeksi HIV mempengaruhi fungsi hormon tiroid melalui perubahan metabolisme, penurunan asupan nutrisi dan peningkatan penurunan berat badan. Terapi dengan Anti Retroviral Terapi (ART) dan Immune Reconstitution Inflammatory Syndrome (IRIS) turut mempengaruhi fungsi hormon tiroid. Hipertiroid merupakan abnormalitas hormon tiroid yang paling jarang terjadi pada pasien dengan HIV. Pada laporan kasus ini kami melaporkan mengenai kejadian krisis tiroid pada seorang pria usia 30 tahun dengan komorbid HIV dan sirosis hati. Seorang pria usia 30 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar sejak 1 bulan terakhir. Ia memiliki riwayat penyakit HIV dan sirosis hati akibat alkohol. Pada pemeriksaan lebih lanjut terdapat peningkatan hasil TRAb. Penatalaksanaan hipertiroid pada pasien dengan HIV tidak berbeda dengan populasi umum namun pasien ini terdapat penyulit lain yaitu Sirosis Hati. Selain medikamentosa, pemberian nutrisi turut menunjang penatalaksanaan pasien ini.
Kata kunci: graves ; hipertiroid ; HIV ; sirosis
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Henny Tan, Helena Fabiani2 Fabiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



