Hubungan Pengetahuan Pola Makan dengan Pencegahan Kekambuhan Arthritis Gout pada Lansia di RSU Sundari
DOI:
https://doi.org/10.47709/healthcaring.v5i2.8450Abstract
Gout arthritis merupakan penyakit sendi yang sering terjadi pada lansia akibat tinggi kadar asam urat dalam darah. Kurangnya pengetahuan tentang pola makan menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi sikap lansia dalam mencegah kekambuhan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pola makan dengan pencegahan kekambuhan arthritis gout pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita arthritis gout di RSU Sundari Medan dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian pada 30 responden, diperoleh bahwa responden yang memiliki pengetahuan pola makan baik sebagian besar memiliki sikap pencegahan positif yaitu sebanyak 15 (50%) responden, sedangkan yang memiliki sikap negatif sebanyak 2 (6,7%) responden. Hasil analisis statistik uji chi-square diperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya Hubungan Pengetahuan Pola Makan dengan Pencegahan Kekambuhan Arthritis Gout pada Lansia di RSU Sundari Medan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai pola makan yang tepat bagi penderita arthritis gout. Bagi lansia diharapkan dapat lebih memperhatikan pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat guna mencegah kekambuhan penyakit.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jun Edy Samosir Pakpahan, Suryani, Jesmo Aldoran Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



