Perbandingan Efektivitas Aromaterapi dan Akupresur sebagai Intervensi Nonfarmakologis dalam Menurunkan Mual dan Muntah Pascaoperasi

Authors

  • Heriviyatno Julika Siagian Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Abd. Gani Baeda Universitas Sembilanbelas November Kolaka

DOI:

https://doi.org/10.47709/healthcaring.v5i2.9169

Keywords:

Akupresure, Aromaterapi, Mual, Pascaoperasi, PONV

Abstract

Mual dan muntah pascaoperasi (postoperative nausea and vomiting/PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah tindakan pembedahan dan dapat menghambat proses pemulihan pasien. Aromaterapi dan akupresur merupakan intervensi nonfarmakologis yang berpotensi mengurangi mual melalui mekanisme relaksasi dan stimulasi sistem saraf otonom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aromaterapi dan akupresur terhadap penurunan mual pada pasien pascaoperasi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan two-group pretest–posttest. Sebanyak 60 pasien pascaoperasi dilibatkan dan dibagi menjadi kelompok akupresur dan aromaterapi. Tingkat mual diukur menggunakan Numeric Rating Scale for Nausea (NRS-N) sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test, independent sample t-test, dan Cohen’s d. Kedua intervensi menunjukkan penurunan skor mual yang signifikan (p < 0,001). Skor mual kelompok akupresur menurun dari 6,23 ± 2,53 menjadi 3,23 ± 2,01, sedangkan kelompok aromaterapi menurun dari 6,10 ± 2,47 menjadi 2,87 ± 1,96. Tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,230). Kedua intervensi menunjukkan ukuran efek yang besar (akupresur d = 1,08; aromaterapi d = 1,21). Aromaterapi dan akupresur efektif serta memiliki efektivitas yang sebanding dalam menurunkan mual pascaoperasi.

Author Biography

Abd. Gani Baeda, Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Departemen Keperawatan Medikal Bedah

Downloads

Published

2026-07-21