PENYULUHAN TERAPI KOMPLEMENTER HERBAL UNTUK LANSIA DI PUSKESMAS BINJAI ESTATE
DOI:
https://doi.org/10.47709/jpmasdi.v3i2.6513Keywords:
Lansia, Terapi Herbal, KoplementerAbstract
Latar belakang: Penanganan masalah kesehatan lansia, selama ini lebih banyak menggunakan terapi farmakologi , namun apabila hal tersebut dilakukan dalam jangka panjang bisa memberikan dampak yang buruk bagi lansia seperti ketergantungan obat, mengakibatkan kerusakan pada fungsi kognitif, penurunan metabolisme dan penurunan pada fungsi ginjal hal tersebut tentu akan berpengaruh pada kualitas hidup lansia baik secara fisik maupun psikologis. Terkait dengan dampak tersebut alternatif terapi non-farmakologi atau komplementer menjadi pilihan untuk menangani masalah kesehatan pada lansia.
Metode pengabdian: Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah dengan memberikan penyuluhan berupa materi dalam bentuk PPT, leaflet dan poster tentang penyuluhan terapi komplementer herbal.
Hasil pengabdian: Setelah dilakukan penyuluhan terapi komplementer herbal terdapat 10 orang lansia yang berada di Puskesmas Binjai Estate dan menerapkan terapi komplementer herbal
Kesimpulan: Penyuluhan yang telah diberikan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat khususnya lansia dalam menerapkan terapi komplementer herbal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurhafni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.