Fraud Pengelolaan Dana Desa di Tinjau dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Kabupaten Semarang
DOI:
https://doi.org/10.47709/jumansi.v5i1.2214Keywords:
Sisitem: Pengendalian: Internal: Pemerintah; Dana Desa: Fraud.Abstract
Latar belakang: Studi ini bertujuan untuk menguji Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) terhadap Kecurangan Pengelolaan Dana Desa Pada Pemerintahan Desa di Kabupaten Semarang. Populasi penelitian ini adalah Perangkat Desa di wilayah Kabupaten Semarang.
Metode penelitian: Jenis penelitian, causal research. Data yang digunakan, data primer dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis dengan analisis regresi berganda, terlebih dahulu dilakukan uji kualitas dan reabelitas data serta uji asumsi klasik. Penggunaan sampel dengan menggunakan rumus Slovin, dari 142 populasi didapatkan sampel sebanyak 67 responden. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik starified random sampling.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, lingkungan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan berpengaruh positif terhadap kecurangan pengelolaan dana desa, namun, penilaian resiko dan kegiatan pengendalian berpengaruh negative terhadap kecurangan pengelolaan dana desa. Hasil studi juga menunjukan bahwa secara simultan semua variable memiliki pengaruh yang kuat terhadap kecurangan pengelolaan dana desa.
Kesimpulan: hasil studi secara general adanya kelemahan dalam pengawasan terhadap manajemen Dana Desa di Wilayah Kabupaten Semarang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Moeljono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




