Analisis Perbedaan Profil Sosial Ekonomi Kabupaten dan Kota di Indonesia Berdasarkan Angka Harapan Hidup, Kemiskinan, dan Usia Melahirkan Pertama
DOI:
https://doi.org/10.47709/dsi.v5i1.6142Keywords:
Klasifikasi rujukan pasien, , Random forest, SHAP(SHapley Additive exPlanations), Explainable ai(XAI), Poliklinik BandaraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan indikator sosial ekonomi antara wilayah kabupaten dan kota di Pulau Jawa dengan menggunakan pendekatan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Data yang digunakan bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik tahun 2024 dan mencakup 119 wilayah, terdiri dari 85 kabupaten dan 34 kota. Empat variabel dependen dianalisis, yaitu Angka Harapan Hidup, proporsi perempuan melahirkan sebelum usia 20 tahun, jumlah penduduk miskin, dan Indeks Keparahan Kemiskinan. Hasil uji asumsi menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk analisis MANOVA. Hasil analisis MANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan secara simultan antara kabupaten dan kota (Wilks’ Lambda = 0,5749; p < 0,0001). Analisis lanjutan menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin dan proporsi kelahiran usia dini merupakan variabel pembeda utama. Kota cenderung memiliki angka kemiskinan dan proporsi kelahiran usia dini yang lebih rendah dibandingkan kabupaten. Temuan ini menunjukkan bahwa status administratif suatu wilayah memiliki hubungan erat dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat, dan hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan wilayah yang lebih tepat sasaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nia Khairunnisa, Amelia Zafira Karnaen, Mutiara M. Samosir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
