Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional, Penanaman Modal Asing dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat
DOI:
https://doi.org/10.47709/jebma.v5i2.6015Keywords:
IPM, UMR, PMA, Pertumbuhan Penduduk, Pertumbuhan EkonomiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh indeks pembangunan manusia (IPM), upah minimum regional (UMR), penanaman modal asing (PMA), dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode 2019 hingga 2023. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dipahami sebagai total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh pelaku ekonomi di suatu wilayah, atau bisa juga diartikan sebagai akumulasi nilai tambah dari semua unit usaha yang beroperasi di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan regresi data panel dan sumber data berasal dari BPS dan Data Satu NTB. Untuk olah data menggunakan E-Views ver. 26 dan sampel dalam penelitian ini terdiri 10 kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat, dengan koefisien sebesar 0.960075. Kemudian pada variabel PMA juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0.119961. Sebaliknya, UMR memberikan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, dengan koefisien sebesar -0.196477. Sementara itu, variabel Pertumbuhan Penduduk juga menunjukkan pengaruh negatif, namun signifikan dengan nilai koefisien 0.467441. Secara simultan, ketiga variabel yaitu IPM, UMR, PMA, dan Pertumbuhan penduduk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
References
Adi, H. A., & Syahlina. (2020). Analisis: Pengaruh Penanaman Modal Luar Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Jambi. Jurnal Ekonomi-QU, 10(1), 45–57.
Aida, N., Gunarto, T., Aini, S., & Ciptawaty, U. (2021). Analisis Dampak Penanaman Modal Asing Dan Tenaga Kerja Asing Tiongkok terhadap Perekonomian Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan (JEP), 10(3), 159–167.
Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan. UPP STIM YKPN.
Badan Pusat Statistik. (2015). Indeks Pembangunan Manusia 2014 Metode Baru. Badan Pusat Statistik.
Datu, I. F. D., Engka, D., & Rorong, I. P. F. (2021). Analisis Pengaruh Dana Alokasi Umum Dan Pertumbuhan penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi si Sulawesi Utara. Jurnal EMBA, 9(1), 1447–1454.
Fatimah, K., Amalia, V. H., & Panggiarti, E. K. (2022). Analisis Pengaruh Penanaman Modal Asing ( PMA ) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurnall Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 1(2), 68–76.
Frisdiantara, C., & Mukhlis, I. (2018). Ekonomi Pembangunan Sebuah Kajian Teoritis dan Empiris. Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama).
Kadir. (2019). Statistika Terapan: Konsep, Contoh dan Analisis Data Dengan Program SPSS/Lisrel Dalam Penelitian (3rd ed.). PT. Rajagrafindo Persada.
Meilaniwati, H., & Tannia. (2022). Analisis Pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Trade Openness (TO) dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Asean-5 Tahun 2009-2018 Korespondensi Penulis?: Business Management Journal, 17(1), 89–100. https://doi.org/10.30813/bmj.v17i1.2582
Mukaromah, L., Hanifatuzzahra, Z., Nasrullah, A., Latifah, T. M., Purwaningsih, V., & Spuarta, I. W. (2023). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Upah Minimum, dan Tingkat Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Fakultas Ekonomi UNiversitas Flores, 13(02), 228–245. https://doi.org/10.37478/als.v13i2.2874
Nurdiman. (2008). Ekonomi Kependudukan. Raja Grafindo Persada.
Pratama, A. D., Muhyiddin, N. T., & Soebyakto, B. S. (2016). Pengaruh Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi dan Pendididikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan., 14(1), 8–21.
Putra, I., Mahesa, P. N., & Yasa, I. N. M. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Kemiskinan di Kepulauan Nusa Tenggara. E-Jurnal EP Unud, 9(1), 1804–1832.
Salsabila, A. Y., Imaningsih, N., & Wijaya, R. S. (2021). Pengaruh Pertumbuhan penduduk, Jumlah Pengangguran dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Wilayah Gerbang Kertosusila. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(1), 46–55.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukirno, S. (2004). Makroekonomi Teori Pengantar. PT.Raja Grafindo Persada.
Tadaro, Michael, P., & Stephen, C. S. (2011). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.
Teneh, E. G., Kumenaung, A. G., & Naukoko, A. T. (2019). Dampak Upah Minimum Provinsi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Pulau Sulawesi (2014-2018). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(4), 72–83.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesembilan. Erlangga.
Utami, F. P. (2020). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kemiskinan, Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Aceh. Jurnal Samudra Ekonomika, 4(2), 101–113.
Winarti, V. P., Erliantari, F., & Desmawan, D. (2022). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten. EKUILNOMI: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 4(2), 155–163.
Winarto, H., Zumaeroh, Z., & Retnowati, D. (2022). Pengaruh Human Capital, Upah Minimum dan Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Industri Pengolahan di Provinsi Jawa Tengah. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 6(1), 190–194
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuan Dwi Patricia Yuyun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
